Tips Nutrisi Setelah Latihan

Jika pesepeda tidak melakukan pemulihan dengan tepat segera setelah latihan maka sia-sialah latihan yang dia lakukan. Terutama dari segi nutrisi. Sebab, tanpa nutrisi yang tepat untuk mengisi kembali “bensin” tubuh seperti karbohidrat dan protein, kinerja seseorang akan turun.

Pemilihan waktu sangat penting sebab sel-sel otot di tubuh sangat cepat menerima insulin setelah latihan. Insulin merupakan hormon yang diproduksi oleh pankreas dan bertugas mengatur kadar glukosa. Insulin mengantarkan glukosa dan asam amino penting ke dalam sel-sel. Hal ini akan mempercepat otot-otot memperbaiki diri dan mengurangi rusaknya protein.

Yang terbaik adalah mengonsumsi minuman pemulih antara 30 dan 40 menit segera setelah latihan. Jika waktu ini terlewat maka otot-otot tidak bisa lagi menerima insulin.

Tergantung intensitas latihan, goweser harus memahami jenis-jenis minuman pemulih yang dikonsumsinya. Jangan asal menegak minuman tanpa melihat kandungan minuman tersebut.

Beberapa minuman mengandung terlalu banyak gula yang bisa menyebabkan usus stres saat menyerapnya dengan cepat.

Berikut beberapa contoh jenis minuman itu:

  1. Pesepeda yang melakukan latihan intensif rendah sampai sedang, sebaiknya mengonsumsi karbohidrat dan protein pada perbandingan 2 : 1 (Carbs:PRO). Misalnya: sekitar 450 ml – 600 ml susu setengah skim dengan 1 sendok makan sirup atau bubuk (segala rasa). Campuran ini mengandung 25 g protein, 48 g karbohidrat, dan 1 g lemak.
  2. Pesepeda yang melakukan latihan intensif sedang sampai tinggi, sebaiknya mengonsumsi karbohidrat dan protein dengan perbandingan 3:1 (Carbs:PRO). Misalnya: 350 ml – 600 ml susu cokelat yang mengandung sekira 14 g protein dan 35 g karbohidrat. Anda bisa membeli minuman berbahan dasar susu yang siap minum dan mengandung lebih banyak karbohidrat untuk latihan intensitas yang lebih tinggi seperti Goodness Shakes dan Nesquik dari Nestle.

Ingatlah, semakin tinggi intensitas latihan Anda, semakin banyak karbohidrat dan protein yang tubuh Anda butuhkan. Oleh karena itu, jumlah dan kandungan minuman pemulihan yang Anda minum harus sesuai dengan intensitas tadi. Tidak ada kata maaf untuk tidak melakukan pemulihan dengan benar. Jika tidak suka dengan susu sapi atau tidak  toleran terhadap laktosa bisa menggantinya dengan susu kedelai.

Nah, sudah siap berlatih?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s