Turing Maknyus dengan Gir Internal?

Penggunaan rear derailleur (RD) dan kaset masih umum dijumpai. Berbeda dengan gir internal. Harganya yang mahal membuat orang belum melirik gir internal. Selain itu masih ada suara minor soal pemeliharaan gir ini yang rumit. Padahal bisa dibilang tanpa perawatan. Mirip persaingan aki basah dan aki kering.

RD dan kaset lebih terlihat sehingga awam menganggapnya mudah dirawat. Juga kesempatan untuk mengganti atau upgrade terbuka lebar. Berbeda dengan gir internal yang sudah “mati”. Gir internal 3 speed tidak bisa diganti dengan 5 speed misalnya, hanya dengan mengganti kasetnya.

Namun bagi mereka yang suka turing dengan memanfaatkan jasa transportasi umum, seperti bus atau pesawat udara, kombinasi RD dan kaset ini memberi rasa was-was. Takut bengkok atau patah saat dalam pengepakan. Alternatifnya dengan mencopot RD dan mengikatnya di chainstay yang lebih terlindungi. Konsekuensinya rantai bisa terbelit-belit dan susah untuk memasangnya kembali. Alternatif lain dengan melindungi RD menggunakan kardus atau – pernah saya lihat – kotak Tupperware.

Hal seperti itu tidak terjadi jika menggunakan gir internal tentunya.

Keuntungan lain pakai gir internal, tegangan jari-jari (spoke) merata kanan kiri karena posisi hub yang di tengah-tengah pelek jika dilihat dari atas. Hal ini menghindari terjadinya spoke putus.

Masih ada nilai lebih gir internal. Karena hanya menggunakan satu sprocket, maka bisa menggunakan rantai single speed yang lebih kuat dan tebal dibandingkan dengan rantai untuk 8 atau 9 speed.

Memang, masih ada pendapat soal rumitnya gir internal sehingga jika terjadi kerusakan bakal repot. Namun, dari pengalaman banyak orang, gir internal nyaris bebas perawatan.

Akan tetapi, jika gir internal yang dipakai bukan Rohloff, gear range memang kurang. Misalnya gir internal shimano atau sram 8. Akibatnya kurang enteng dan gak (kurang) bisa ngacir. Mengakalinya dengan mengaplikasikan dual chainring.

(Sumber: bersepeda.net)

Advertisements

4 thoughts on “Turing Maknyus dengan Gir Internal?

    • selama ini sudah sering gowes? turing pada intinya kan sepeda jarak jauh. jika selama ini sudah sering gowes, baik b2w atau car free day-an, tinggal tambah rak dan pannier saja.
      untuk pannier tak harus yang mahal. bahkan jika kreatif bisa menggunakan drum bekas cat galoan. yang penting fungsi hehe… pasang dengan posisi tabung rebah, baut salah satu sisi yang menempel rak. itu malah sudah anti-air.
      jika beli baru yang full bike terlalu nanggung. sementara jika ngrakit, bisa di luar budget. coba cek di beberapa bursa jual beli sepeda siapa tahu dapat sepeda bekas yang sesuai anggaran. …

  1. Saya pakai internal gear 3 speed .. pongin naik tingkat 7 speed tapi sampai sekarang mau beli barangnya susah dicari .. ada pandangan ..

  2. Saya pakai internal gear 3 speed .. pongin naik tingkat 7 speed tapi sampai sekarang mau beli barangnya susah dicari .. ada pandangan ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s