Kisahku

Pada mulanya adalah kenangan. Lalu mengkristal menjadi sebuah kesenangan. Hari demi hari akhirnya mengejar tantangan.

Sepeda seakan telah mencuri masa laluku dan menaruhnya di masa kini. Juga masa depan tentunya. Bermacam keuntungan mengikutinya. Seirama dengan putaran roda.

Lalu datanglah lari. Ini secuil kenangan yang menari-nari dalam ruang sempit. Sejak masa kecil terlempar dari kubangan, lari hanyalah obat rindu dengan bau embun dini hari. Juga semburat Merapi di kejauhan sana.

Kini keduanya seakan beriringan, meski sering bergiliran. Menemani irama pekerjaan.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s