Alasan Ketika Lomba Marathon Dihentikan Karena Cuaca

Baca di Threads tentang lomba @isoplus7ion run di Surabaya yang dihentikan untuk kategori FM karena cuaca ekstrem. Diberitakan suhunya antara 44 dan 48 derajat C.

Terus ada yang komentar, masak setinggi itu? Dikira dia suhu yang terpantau di situs2 pelaporan cuaca.

Belum menemukan keterangan detail dari panitia, tapi kita bisa belajar dari kasus Borobudur Marathon.

Pukul 10.30, lebih dari 900 dari 1.663 pelari full marathon Borobudur Marathon 2023 masih berada di lintasan.

Hari itu panitia memilih menghentikan semuanya, 1,5 jam sebelum batas waktu.

Bagaimana panitia tahu kapan harus berhenti, dan atas dasar apa?

Kategori Full Marathon dilepas pukul 05.00, batas waktu 7 jam (pukul 12.00). Half marathon dan 10K sudah finis; yang tersisa di rute hanya pelari marathon.

Keputusan itu tidak dadakan. Dalam sepekan terakhir, Race Director dan Medical Director mengukur WBGT di lokasi; beberapa hari sudah ekstrem sebelum pukul 12.00.

Panitia juga menyiapkan 24 medical station (satu per 1,75 km), 16 ambulans, dan 10 mobile medic.

Alat penentunya adalah termometer WBGT (Wet Bulb Globe Temperature). Ia tidak hanya mengukur suhu udara, tetapi juga kelembapan, panas radiasi matahari, dan pergerakan udara.

Menurut Medical Director, panitia berpegangan pada pedoman World Athletics.

Pukul 09.30: pemantauan diperketat. Matahari terik dan banyak pelari butuh pertolongan medis, di rute maupun setelah finis.

Pukul 10.30: WBGT 33°C, kategori hitam (udara 36°C, permukaan hingga 50°C, kata Medical Director).

Menurut pedoman, lomba harus dihentikan.

Ada dua pertimbangan lain. Menurut Kompas, bila lomba dilanjutkan, tenda medis berpotensi tidak sanggup menampung pelari yang butuh perawatan.

Pada 10.30 masih ada 900+ pelari di antara km 31 dan finis, sementara panas matahari belum juga turun.

Eksekusinya lewat water station: semua petugas diinstruksikan menghentikan pelari dan mengevakuasi mereka dengan kendaraan ke finis di kompleks Candi Borobudur.

Banyak pelari bersikeras melanjutkan, tetapi akhirnya setuju dievakuasi di water station berikutnya.

Dampaknya: dari 1.663 pelari marathon, sekitar separuh yang sempat finis ketika lomba dihentikan. Pelari tetap menerima kompensasi berupa medali.

Kata Race Director: “Kami mengutamakan keselamatan pelari daripada kemenangan.”

Setahun kemudian, Bank Jateng Borobudur Marathon 2024 mengubah banyak hal: start dimajukan 30 menit, kapasitas tenda medis digandakan, dan dibentuk pusat komando medis.

Tujuannya: pelari selesai sebelum panas memuncak.

Pola keputusannya: ambang terukur (WBGT), pemantauan sejak sebelum lomba, sinyal medis di lapangan, lalu eksekusi lewat water station.

Untuk Isoplus Surabaya, tentu panas lebih “gila” mengingat daerahnya lebih rendah dari Magelang, dan bulan Oktober matahari seperti tepat di atas Surabaya.

Sumber: Kompas.id & Kompas.com (Borobudur 2023, 2024); Berita Magelang; Radar Jogja; Espos; Suara Merdeka; Jateng Daily; Kabar Terdepan.

Menghentikan lomba di tengah jalan itu berat, tetapi ambang yang jelas membuat keputusan dapat diuji, bukan sekadar firasat.

Ikuti @gussur untuk utas sains dan lari berikutnya.


Diimpor otomatis dari Utas Threads (11 bagian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link