Bersepeda sendirian menyusuri jalan di beberapa negara Asia membuat Aristi memiliki definisi tersendiri sebuah touring: meditation journey. Bagi orang yang tak menekuni dunia touring, bersepeda jarak jauh dianggap sebuah paradoks di era serba cepat ini. Ya, mengapa harus berlama-lama untuk menuju ke suatu tempat jika sudah ada kendaraan yang lebih cepat? Mengapa harus capai-capai melawan panas […]
Month: June 2012
Perdebatan apakah boleh mengendarai sepeda dan mendengarkan musik atau tidak sudah setua peralatan portable itu sendiri. Di satu sisi, bersepeda sambil mendengarkan musik benar-benar mengundang risiko. Hal itu membuat konsentrasi pesepeda terpecah antara alunan musik dan lalu lalang kendaraan di sekitarnya. Biasanya, kita cenderung mengeraskan suara di atas normal untuk melawan kebisingan suara luar. […]
Cianten, sebuah wilayah di selatan Bogor, memiliki kenangan tersendiri dalam bersepeda. Tempatnya sejuk, sepi, melewati perkampungan yang masih asli, persawahan, sungai yang jernih berlatar belakang sawah yang tentu amat indah kala sudah menguning. Serta turunan saluran air untuk menggerakkan turbin PLN Karacak. Dua kali melakukan offroad di sini, saya selalu berangan-angan untuk bersepeda onroad dari […]
Batu Layar adalah maskot Sawarna selain Pantai Legokpari, Ciantir, Gua Lalay, Karangtaraje, Bukit Cariang, dan tempat lainnya. Dua buah batu yang mirip layar terkembang itu menjadi objek bidikan banyak kamera. Dari kamera saku sampai kamera tas ransel. Dari semua sudut sudah terekam. Eh, dari atas sejauh ini belum menemukan. Juga ada yang tanya, sudah ada […]
Semenjak dua tahun silam, Kompas Gramedia Cyclist (KGC) melakukan jambore, meski bukan anggota Pramuka hehe …. Menilik ke Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) jambore memang dikaitkan dengan Pramuka. Tapi tak apalah, kita gunakan istilah itu sebagai sebuah kata untuk merujuk ke “pertemuan para anggota di suatu tempat”. Pertama kali jambore mengambil tempat Bandung, lalu Garut, […]
Akhirnya berangkat juga. Naik KA malam hari ternyata memberikan suasana yang berbeda. Ya, kali ini saya dan teman2 naik kereta malam hari untuk menuju Rangkasbitung. Tujuan kami Sawarna. Ini yang kedua kali saya ke Sawarna bersepeda. Yang pertama berangkat Sabtu pagi. Dari jadwal tiba di Rangkas sekitar pukul 09.30 sehingga punya waktu sarapan atau beberes […]