Tentang gerak, waktu, dan arti yang tertinggal

Month: July 2013

Balada Komuter Kambuhan

Mencoba mencari suasana baru, saya berangkat-pulang kerja tidak seperti biasanya. Tidak nyepeda, juga tidak “mio”. Yang terakhir istilah untuk naik motor skutik. Mio memang sudah seperti Honda yang menjadi nama generik untuk sepeda motor zaman sebelum marak skutik. Naik motor dibilang naik Honda, padahal bukan motor Honda yang dinaiki. Tapi merek lain. Begitu juga dengan […]

Baca Selengkapnya →

```

Sawarna: Penginapan yang Menggeliat

Bagi yang pernah datang ke Sawarna di awal-awal tempat ini dikunjungi kaum pengelana dengan dana terbatas, tentu akan kaget melihat kondisi Sawarna sekarang ini. Terlebih di liburan panjang atau liburan sekolah. Bahkan di akhir pekan pun Sawarna terasa semarak. Kondisi itu membuat penginapan bergairah. Banyak homestay atau penginapan baru dibangun. Bahkan sudah ada yang merangsek […]

Baca Selengkapnya →

```

Legon Pari, Setelah Putus Asa

Liburan sekolah kali ini saya ajak anak-anak ke Sawarna. Daerah yang dikenal dengan surga yang hilang itu sudah saya sambangi dua kali tapi belum pernah mengajak keluarga. Dua kali nyepeda, dua kali pula jukcing. Jujuk langsung plencing. Alias datang, lihat, nikmati, dan tinggalkan. Maklumlah waktu terbatas karena masih jadi kuli. Setelah kepergian pertama itu, saya […]

Baca Selengkapnya →

```

Lari 10K Pertamaku

Akhirnya, setelah bimbang ikut atau tidak, lari 10K pertamaku berlalu dengan sukses. Ya, setelah mencoba mendaftar di beberapa event lari 10K di Jakarta gagal semua akibat sudah telat, kesempatan itu datang dari event Halo Fit Run. Meski harus ke Bandung. Awalnya sekalian berlibur, ternyata anak sulung punya acara lain pada tanggal yang sama. Terpaksa berangkat […]

Baca Selengkapnya →

```

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén