Tentang gerak, waktu, dan arti yang tertinggal

Jelajah Sepeda Jakarta Palembang Etape #1

Diiringi oleh Kapolri Timur Pradopo, Menpora Andi Mallarangeng, dan Redpel Kompas Budiman Tanuredjo, tim Jelajah Sepeda Jakarta Palembang pun meninggalkan Jakarta menuju ke Merak. Inilah etape pertama dari 7 etape menuju Palembang, tempat diselenggarakannya Sea Games XXVI. Namun gara-gara diiringi itu sempat terjadi kekacauan pada barisan terdepan. Soalnya, pengiring itu hanya sampai ke Central Park. […]

Baca Selengkapnya →

```

Memburu Malela

Gowes ke Curug Malela sudah diagendakan lama. Entah mengapa tertunda-tunda dan akhirnya baru kesampaian setelah hampir dua tahun mengendap. Curug Malela yang dikenal dengan Niagara Mini memang begitu eksotis kalau melihat foto2 yang ada di Internet. Saya jadi teringat dengan Curug Cikaso di Ujunggenteng. Hanya saja, dilihat dari debit limpasan airnya, Curug Malela masih kalah. […]

Baca Selengkapnya →

```

Ribetnya Labirin Perbankan

Bank memang mengedepankan asas kehati2an, prudence. Namun, di tengah arus digitalisasi hal itu seperti kontradiksi. Hanya urusan mau transfer uang ke rekening bank yang sama harus melalui langkah2 yang njlimet. Pertama harus ada buku tabungan. Untung masih tersimpan. Cetakan terakhir tahun 2003. Alamak … dah 8 tahun aku tak ngeprint buku. Kedua harus bikin slip […]

Baca Selengkapnya →

```

Cariu – Cirata

Pikirku dari Cariu ke Cirata tinggal turun doang. Ternyata salah besar. Harus melewati perbukitan yang menjaga air waduk terjebak tanpa bisa ke mana-mana. Dari puncak pinus jalan memang turun, sampai belok kiri masuk Pasar Cikalongkulon. Nah, selepas pasar jalan mulai berlobang di sana-sini. Menjadi siksaan bagi Jonson biruku. Sudah rusak, kadang nanjak lagi. Duh ini […]

Baca Selengkapnya →

```

“Kratingdaeng” Lokal

Bersepeda menjelajah kampung terkadang menemukan hal-hal unik yang jarang ditemui saat naik mobil.  Dulu saya suka mengumpulkan rokok2 lokal. Berhubung diprotes maka agak seret perburuannya. Nah, saat melintas Cariu dan singgah di sebuah warung saya melihat botol minuman energi yang meniru logo minuman energi global. Mereknya badak. Senapas dengan banteng ‘kan? Minuman produksi PT GAM […]

Baca Selengkapnya →

```

Gowes Wisata ke Curug Sawer

Curug Sawer terekam dalam memori saat pulang dari Gunung Bunder mencoba lewat jalan alternatif, via Curug Luhur. Jalur yang semula dikira kondangan itu ternyata menyimpan tanjakan yang aduhai. Beberapa peserta yang tak siap akhirnya tertatih-tatih saat menanjak. Meski jalur ini disuguhi beberapa turunan ekstrem toh tanjakan tetaplah menghantui mereka. Nah, ketika berhenti di sebuah warung menunggu peserta […]

Baca Selengkapnya →

```

Asal Usul Ketupat

Dari mana asal usul ketupat? Mari kita simak hasil penelusuran Tribunnews.com di google berikut ini. Umumnya ketupat identik sebagai hidangan spesial lebaran. Tradisi ketupat ini diperkirakan berasal dari saat Islam masuk ke tanah Jawa. Dalam sejarah, Sunan Kalijaga adalah orang yang pertama kali memperkenalkannya pada masyarakat Jawa. Beliau membudayakan dua kali Bakda, yaitu Bakda Lebaran […]

Baca Selengkapnya →

```

Waktu Lalu

Seperti angin, waktu tak tampak ujudnya. Namun kita bisa melihatnya pada benda atau makhluk sekeliling kita. Daun bergoyang, rambut terurai, atau derak pintu bisa menjadi pertanda adanya angin. Dan waktu mewujud pada tanaman yang tumbuh tinggi, anak2 yang berubah menjadi dewasa, rambut kita yang berubah warna, atau gadget yang ketinggalan zaman. Waktu senantiasa tak berubah. […]

Baca Selengkapnya →

```

Tergoda Limbah

Bagi goweser yang sudah keracunan sepeda, menambah asesoris atau mengganti komponen sepeda seolah wajib. Begitu juga denganku. Hanya saja, aku malas jual kembali komponen tadi. Awalnya hanya teronggok di gudang. Satu dua tak menimbulkan inspirasi. Sampai ketika beres2 kok baru tersadar. Begitu banyak komponen nganggur. Tergodalah untuk merakit sebuah sepeda. Setelah didata, ternyata tinggal butuh […]

Baca Selengkapnya →

```

Brem Bali

Minuman beralkohol yang tenar berasal dari Bali ini mengingatkan anggur kolesom cap Orang Tua saat masih tinggal di kampung dulu. Bersama teman-teman sebaya kami menghabiskan malam di cakruk, bangunan panggung mirip gazebo yang digunakan sebagai pos ronda, dengan ditemani kacang rebus. Waktu itu belum ada kacang garing cap Garuda dan sejenisnya. Berbotol-botol tanpa terasa telah […]

Baca Selengkapnya →

```

Page 27 of 29

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén

Share via
Copy link