Tentang gerak, waktu, dan arti yang tertinggal

Tag: KGC Page 2 of 5

Dari Sengkan ke Sukuh: Sebuah Pertarungan Batin

Sengkan merupakan sebuah pedukuhan yang berada di Kelurahan Condongcatur , Sleman, DI Yogyakarta. Lokasinya tak jauh dari Ringroad, sekitar 5 km ke arah Kaliurang. Pedukuhan ini kental dengan aura agama Katolik. Makanya, jangan heran dengan nama-nama jalan yang menggunakan nama-nama kota di dalam sejarah agama Katolik. Misalnya Jalan Nazareth, Jalan Betlehem, Jalan Yerusalem, dll. Sedangkan […]

Baca Selengkapnya →

```

Nanjak Deles, Badan Klebes

Ketika yang lain gowes dari candi ke candi dalam perjalanan Klaten – Jogja, saya dan dua teman KGCers – Fami dan Omega, justru mencari rute baru: Deles! Deles merupakan tempat tetirah yang setara dengan Kaliurang, meski tidak sepopuler Kaliurang karena berbagai kendala. Salah satunya air bersih. Akses jalan juga kecil. Wisata ini dikembangkan dalam nama […]

Baca Selengkapnya →

```

Perjalanan Penuh Warna ke Ujung Peradaban (1)

Sungguh tak terbayangkan bahwa perjalanan sejauh itu terbungkus dalam kurun 3 malam dua hari. Beragam moda transportasi aku jalani. Semua meninggalkan kesan, ironi, tragedi, sekaligus optimisme. Ada sepuluh pesepeda, 7 dari KGC – Kompas Gramedia Cyclists, sisanya adalah teman2 yang sudah akrab dengan KGC. Hanya saja tidak semua berangkat barengan. Dua pesepeda berangkat menyusul via […]

Baca Selengkapnya →

```

Cinomati, Nanjak dalam Sepi

Lama tak bersepeda nanjak, tawaran itu datang dari Cak Kris, sesama goweser dari Kompas Gramedia Cyclists. Rute yang diusulkan adalah Jogja – Wonosari – Klaten. Langsung aku mencari rute alternatif dan ketemu dengan rute Jogja – Pleret – Dlingo – Playen – Wonosari. Jika dilihat di peta rute ini ada di bawah rute utama Jogja […]

Baca Selengkapnya →

```

Cisaruni, Kebun Teh dan Susur Selokan

The secret to mountain biking is pretty simple.  The slower you go the more likely it is you’ll crash.  ~Julie Furtado Kebun teh sudah biasa satu paket dengan makadam, tanjakan – juga turunan tentunya – dan hawa sejuk. Bersepeda di lingkungan seperti itu hanya satu kata yang terucap, “Indahnya!” Tak peduli napas tersengal-sengal merayapi tanjakan […]

Baca Selengkapnya →

```

Ke Gunung Bunder (Lagi)

“Stay committed to your decisions, but stay flexible in your approach.” Tom Robbins (born 1936); Novelist, Short Story Writer, Essayist Menjaga komitmen memang seperti menjaga bara saat tiba2 ada keperluan mendadak. Namun, sekali sudah berkomitmen, jangan pernah mencoba untuk mengingkari. Jadi, sebisa mungkin dijalani. Begitulah, saat sudah mengiyakan, yang berarti sudah mengikatkan diri pada janji, untuk ikut gowes […]

Baca Selengkapnya →

```

Menyapa Dieng: Dari Atas Sadel

Beruntung ke Dieng menggunakan sepeda. Beberapa lokasi yang berjauhan serasa dekat tanpa perlu naik ojek. Kontur jalan relatif datar serta cuaca yang sangat mendukung membuat menggowes di Dieng begitu menyenangkan. Sayangnya, waktu terbatas. G Sikunir adalah tujuanku ke Dieng. Objek wisata ini menjadi primadona bagi pemburu matahari terbit. Posisinya mirip Sawarna Banten, Kiluan Lampung, Pulau […]

Baca Selengkapnya →

```

Menyapa Dieng: Menggigil Tieng

“Wah, gak bisa pakai sepeda beginian ke Dieng. Tanjakannya begini,” begitu kata seorang sopir truk yang bertemu di sebuah warung makan di sisi luar Terminal Mendolo, Wonosobo. Telapak tangan sopir itu menggambarkan tanjakan Dieng yang begitu terjal. Saya pun menjawabnya dengan guyon. “Jangankan yang begitu. Yang begini pun teman saya bisa menaklukkan kok,” kata saya […]

Baca Selengkapnya →

```

Menyapa Dieng: Janji Setia Pantura

Pantura, sepanjang yang saya lalui, selalu macet. Padahal hanya sebentang Pantura antara Cikampek sampai Cirebon. Soalnya, sebelum Cirebon sudah masuk Tol Kanci, lanjut Pejagan dan menyusur kali di wilayah Ketanggungan. Kurang dari 200 km menurutku. Namun, di sepanjang jalan itu perbaikan senantiasa tak kenal waktu. Janji setia Pantura makanya adalah kemacetan.

Baca Selengkapnya →

```

Menyapa Dieng: Prolog

Rencana gowes ke Dieng terpantik saat saya melihat foto matahari terbit yang diambil dari G. Sikunir. Ini merupakan tempat tertinggi di Dieng. Di latar depan Telaga Warna kalau tidak salah. Sedangkan di latar belakang pemandangan kota Wonosobo. Satu frame lain memperlihatkan G. Sindoro dan Sumbing. Setelah melihat kalender, ternyata ada tanggal merah di hari Jumat, […]

Baca Selengkapnya →

```

Page 2 of 5

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén