Kiluan. Nama itu sudah lama saya dengar sebagai tempat yang eksotis. Di sinilah kita bisa melihat kawanan lumba2 berloncatan dengan riangnya. Riang? Saya mengira2 saja sebab setelah melihatnya langsung saya merasakan aura kegembiraan itu. Lama terpendam, akhirnya saya kesampaian juga menyambangi Kiluan. Sama seperti waktu ke Sawarna yang sudah lama saya rencanakan, ke Kiluan saya […]
Tag: KGC Page 3 of 5
Akhirnya kesampaian juga menjajal NuRA. Sudah lama tidak main tanah, apalagi di kawasan Puncak. Makanya, begitu izin ikut Jelajah Sepeda Kompas Bali-Komodo tidak turun padahal sudah dapat tiket dan akomodasi, pikiran pun langsung mengiyakan ajakan Lannue ke NuRA. Terlebih kali ini Imam RideBike Indonesia berbaik hati meminjamkan sepeda Niner ukuran 29″. Sepeda ini sebelumnya sudah […]
8/8/2008. Sengaja saya memilih tanggal unik sebagai penanda untuk berkomitmen nyepeda ke kantor. Waktu kebetulan juga sedang demam Olimpiade di Beijing. Empat tahun berselang, Olimpiade London mengingatkan diriku akan komitmen itu. Tanpa terasa 4 tahun bergulir dengan cepatnya. Seirama dengan roda sepeda yang aku kayuh. Sepertinya baru kemarin aku ngos2an merayapi jembatan layang Kalibata. Belum mengenal […]
Cianten, sebuah wilayah di selatan Bogor, memiliki kenangan tersendiri dalam bersepeda. Tempatnya sejuk, sepi, melewati perkampungan yang masih asli, persawahan, sungai yang jernih berlatar belakang sawah yang tentu amat indah kala sudah menguning. Serta turunan saluran air untuk menggerakkan turbin PLN Karacak. Dua kali melakukan offroad di sini, saya selalu berangan-angan untuk bersepeda onroad dari […]
Semenjak dua tahun silam, Kompas Gramedia Cyclist (KGC) melakukan jambore, meski bukan anggota Pramuka hehe …. Menilik ke Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) jambore memang dikaitkan dengan Pramuka. Tapi tak apalah, kita gunakan istilah itu sebagai sebuah kata untuk merujuk ke “pertemuan para anggota di suatu tempat”. Pertama kali jambore mengambil tempat Bandung, lalu Garut, […]
Rencana semula menggowes sepeda dari Yogyakarta menuju Borobudur jelas sudah berantakan. Saat di RM Pringsewu Kedungpring saya sudah mengutarakan wacana untuk menuju ke Borobudur via Purworejo. Terlalu memutar jika harus ke Yogyakarta dulu lalu ke Borobudur dengan waktu tersisa hanya satu hari. Kendala memang jalannya yang menanjak, menyusuri Pegunungan Menoreh. Namun, kapan lagi bisa menikmati […]
Jika dalam masakan bumbu terenak adalah rasa lapar, maka dalam pertiduran, keterlelapan tidur sangat dipengaruhi oleh kondisi badan. Kalau capai sekali pasti akan terlelap. Tak masalah tidur di atas kasur beratapkan plafon, atau di atas lapisan semen beralaskan langit betulan. Paulus dan Ketut tidur di mushola. Didi dan Hery tidur di bangku semen di luar […]
Cirebon masih jauh. Kondisi tubuh sudah lumayan membaik. Yang kram mulai terbiasa, yang sakit sudah mendingan meski masih terasa mengganggu. Keputusan baru juga dibuat untuk mempercepat perjalanan: Joy dan Alfa akan naik KA dari Cirebon menuju ke Purwokerto. Dibandingkan dengan Jakarta – Cirebon, kontur Cirebon – Purwokerto akan dihiasi jalan menanjak. Selain itu pasti akan […]
Bisa jadi inilah touring terberat selama ini. Namun penuh kenangan dan kebersamaan yang tak terlupakan. Sebuah kegilaan yang menurut saya kadang hadir dalam fragmen kehidupan seseorang. Gowes sampai malam hari, menembus hujan lebat berpuluh-puluh kilometer, menginap di SPBU, serta menikmati dawet hitam yang paling enak selama ini. Bahkan, baru hampir setahun setelah touring itu usai, […]
Dulu, sebelum sekitar tahun 2008, nama Sawarna belum banyak dibicarakan kalangan penyuka jalan-jalan. Beberapa tahun setelah itu ia dijuluki Surga Tersembunyi. Sekarang, ketika akses mudah dan banyak penginapan, Sawarna sudah tidak tersembunyi lagi. Surga? Tergantung persepsi masing-masing orang. Namun, bagi saya Sawarna masihlah Surga Tersembunyi. Dalam arti sebenarnya. Ya, setelah waswas karena kereta Langsam yang […]