Tentang gerak, waktu, dan arti yang tertinggal

Category: Life Page 4 of 7

Citicyclink Tour de Ubud: Kram!

Seusai menggowes Batur, Kintamani – Monkey Resort, Ubud – beberapa penggowes melanjutkan ke Ayung Resort, acara selanjutnya adalah penutupan Citicyclink Tour de Ubud yang diselenggarakan di amphiteater Ayung Resort. Selain games dan kuis berhadiah beragam voucher, acara penutupan ini dimeriahkan oleh kesenian lokal. Tari Bali lengkap dengan alunan gamelannya yang rancak. Awalnya mereka menari. Namun, […]

Baca Selengkapnya →

```

Citicyclink Tour de Ubud: Saatnya Gowes

Malam belum bisa menyisakan waktu untuk istirahat. Tugas dari kantor belum sepenuhnya selesai sehingga sehabis merakit sepeda, mandi, lalu menyelesaikan beberapa tugas kantor. Dalam acara gowes ini, saya memperoleh teman kamar Ireng, yang ternyata adiknya Om Mahen, goweser dari Puncak Explorer. Dunia memang sempit? Ya begitulah. Siapa nyana jika Om Mahen itu ternyata saudaranya teman […]

Baca Selengkapnya →

```

Citicyclink Tour de Ubud: Persiapan

Tambah satu lagi pemain yang menjual paket wisata bersepeda (atau sepeda berwisata?). Yakni Citilink. Yah, maskapai berbiaya murah dari Garuda Indonesia ini menggelar event berlabel Citicyclink Tour de Ubud: 26 – 28 April 2013. Event ini merupakan kelanjutan dari pembentukan komunitas bersepeda Citilink. Ubud dipilih karena pesona alam dan kebudayaan yang masih kuat. Meski sudah […]

Baca Selengkapnya →

```

Size Doesn’t Matter

Memperoleh sepeda yang pas dengan ukuran tubuh kita adalah anugerah. Bagaimana jika tidak pas? Sedikit berbagi pengalaman membangun sepeda dari rangka yang secara ukuran tidak pas, di bawah ukuran standar saya. Jika disuruh memilih, rasanya lebih baik ukurannya di bawah ukuran ideal daripada di atas. Lebih mudah “menumbuhkan” daripada “memendekkan”.  Tapi entahlah, saya belum punya […]

Baca Selengkapnya →

```

Kapok? Enggaklah!

Ini kejadian yang kesekian kali, namun paling parah. Ban bocor. Kali ini bukan bocor lagi, tapi sobek tepatnya. Luar dalam. Kejadian ban sobek pernak aku alami beberapa bulan silam. Kejadiannya pas hujan lebat. Naik sepeda lipat menerjang genangan di sekitar Volvo Pasar Minggu. Tahu-tahu ban langsung kempes. Setelah minggir dan mengecek, ternyata ban sobek. Berhubung […]

Baca Selengkapnya →

```

Lauk? Tinggal Ambil! (gowesKiluan#5)

Enaknya hidup di tepi pantai, soal lauk tak akan kekurangan. Alam memang memberikan yang terbaik untuk umat manusia selama ia dirumat dan diruwat. Begitulah yang aku amati saat pagi hari berjalan menyusuri pantai di sisi timur Teluk Kiluan. Pandangan mata saya langsung terpentok pada tiga bocah ABG yang sedang asyik membongkar-bongkar batu di pinggir pantai. […]

Baca Selengkapnya →

```

Menyusuri Sisi Tol

Sudah lama terbersit untuk menggowes menyusuri sisi tol. Selalu timbul tanya, adakah kehidupan di sana? Kalau ada, bagaimana polusi suara mempengaruhi kehidupan mereka? Terlalu ilmiah kayaknya ya? Setidaknya mengamati dari atas sadel. Keinginan itu terlaksana juga ketika kantor mengadakan praraker di Ciloto. Sekalian mengetes bagaimana rasanya touring sendiri. Dipikir-pikir saya ternyata belum pernah gowes jauh […]

Baca Selengkapnya →

```

Sehari Berapa Km?

Seseorang bertanya, sehari harus menempuh berapa kilo dalam touring? Saya balik bertanya, sudah berapa lama touring? Ternyata belum lama. Terus terang saya yang minim pengalaman touring tak bisa menjawabnya. Banyak faktor yang mempengaruhi hal itu. Jarak harusnya bukan acuan. Begitu juga waktu. Waktu? Iya. Sebab dalam touring ternyata ada hal yang bersifat sangat personal. Jika […]

Baca Selengkapnya →

```

Kompromi Demi “Touring”

Ada banyak alasan untuk melakukan touring. Tujuan wisata melepaskan kepenatan setelah berhari-hari kerja seperti di awal mulainya touring oleh para pekerja sampai yang hanya ingin menjajal jalur tertentu. Tidak semua harus dijalani dengan naik sepeda karena keterbatasan waktu. Misalnya ingin menikmati keindahan alam Wonosobo dengan misteri Diengnya, namun hanya punya waktu 2 hari. Jika dikayuh […]

Baca Selengkapnya →

```

Push Your Limit

Dalam sebuah obrolan dengan Pak Yos, salah seorang peserta Jelajah Sepeda Jakarta Palembang yang sudah sepuh, ada satu kalimat yang selalu terngiang di telinga. Tubuh harus disiksa. Pak Yos mengucapkannya sambil tersenyum, senyum khas beliau. Tentu bukan dalam arti disiksa menggunakan senjata atau dalam artian ekstrem lainnya. Ucapan itu menjawab pertanyaan saya setelah melihat Pak […]

Baca Selengkapnya →

```

Page 4 of 7

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén